PUSKESMAS BATURETNO 1 SUKSES LAKSANAKAN BIAS DT DAN TD

Imunisasi merupakan proses untuk membuat seseorang menjadi imun atau kebal terhadap suatu penyakit. Sudahkah Anda atau anak Anda mendapatkan imunisasi tetanus? Tetanus merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh tetanospasmin, sejenis neurotoksin yang diproduksi bakteri Clostridium tetani. Clostridium tetani adalah bakteri yang sensitif terhadap suhu panas dan umumnya hidup di kotoran dan tanah, khususnya di area yang terdapat banyak kotoran hewan seperti peternakan atau jalanan. Bakteri tetanus biasanya masuk ke dalam tubuh melalui luka atau goresan. Karena itu, risiko terpapar bakteri tetanus sangat besar terutama pada anak-anak yang gemar bermain di luar rumah.

Pada tahun 2021 ini dari pihak UPTD Puskesmas Baturetno 1 Kabupaten Wonogiri bekerja sama dengan SD Negeri dan Swasta di Baturetno melaksanakan acara BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) DT dan TD dengan sasaran kelas 1, 2 dan 5. “BIAS merupakan salah satu bentuk kerjasama yang telah lama terjalin antara pihak SD dengan UPTD Puskesmas Baturetno I dalam bidang kesehatan”, kata Ibu Suyatmini, S.Pd. selaku Kepala SDN 1 Baturetno. Meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19, BIAS DT dan TD Tahun 2021 ini sukses dilaksanakan. Pelaksanaan BIAS DT dan TD urutan ke-28 pada hari Rabu, 13 Januari 2021 berada di SD Negeri 1 Baturetno. Pelaksanaan BIAS di SD Negeri 1 Baturetno dengan jumlah sasaran siswa kelas 1, 2 dan 5 sebanyak 127 siswa dilaksanakan secara tertib dan lancar meskipun ada beberapa anak yang berhalangan hadir karena sakit panas atau pilek. Pelaksanaan terbagi menjadi empat kelompok kelas dengan tetap mentaati aturan protokol kesehatan. Siswa bersama orangtua/wali sangat senang dan antusias datang ke sekolah dengan memakai masker. Sebelum masuk ruang kelas sesuai kelompoknya, siswa terlebih dahulu mencuci tangannya dengan sabun dan dicek suhu badannya dengan menggunakan thermogun. Selain itu, sebelum mendapatkan imunisasi siswa diberikan edukasi dari pihak Puskesmas Baturetno I. Siswa terlihat sangat senang dan tidak takut atau pun menangis ketika mendapatkan imunisasi ini karena sudah pernah mendapatkan imunisasi BIAS pada bulan September 2020 kemarin.

Hadir pula dalam acara BIAS DT dan TD di SD Negeri 1 Baturetno Bapak Warno, S.Pd.,M.Pd. selaku Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan Baturetno guna memberikan motivasi, arahan dan bimbingannya kepada anak-anak. Korwil Baturetno tak jemu-jemunya selalu mengingatkan kepada orangtua wali dan siswa untuk tetap mematuhi aturan protokol kesehatan dan tidak membuat kerumunan. “Tujuan pelaksanaan BIAS DT dan TD Tahun ini adalah untuk melindungi anak-anak usia sekolah dari penyakit titanus”, tambah Warno, S.Pd.,M.Pd.

Petugas Puskesmas Baturetno I juga memberikan edukasi bahwa kegiatan ini juga merupakan imunisasi lanjutan untuk meningkatkan kekebalan tubuh sang anak dari titanus. Bakteri Clostridium tetani  tumbuh lebih cepat di area yang kekurangan oksigen. Jika semakin dalam dan semakin sempit lukanya, akan semakin sedikit oksigen yang berada di sekitarnya, dan kemungkinan terjadinya tetanus semakin besar. Gejala tetanus muncul perlahan dan dapat semakin buruk seiring dengan waktu. Gejalanya bisa muncul setelah beberapa hari mengalami luka, bahkan beberapa bulan. Pada sebagian besar kasus, gejala tetanus muncul dalam waktu 14 hari.

“Gejala tetanus ditandai dengan sakit kepala, sulit membuka mulut dan menelan, serta kaku pada leher, punggung atau bahu. Selain itu, tetanus dapat mencetuskan rasa sakit kronis pada otot-otot yang mengejang di leher, lengan, kaki, serta perut. Jika kejang berlangsung terus-menerus dan semakin memburuk, maka bisa membuat tulang patah termasuk tulang punggung. Tetanus juga dapat menimbulkan masalah pada tekanan darah dan detak jantung, bahkan berujung mematikan apabila racun sudah menyebar”,ungkap Ikhwan yang merupakan salah satu petugas Puskesmas Baturetno I (13/01/2021).

Di sekolah, semua anak SD dan setingkatnya (kelas 1, 2 dan 5) mendapatkan imunisasi tetanus toksoid ini. Pemberian imunisasi ini akan memberikan perlindungan selama 25 tahun terhadap infeksi tetanus. Dengan pemberian imunisasi tetanus DT dan TD ini, pemerintah Indonesia khususnya UPTD Puskesmas Baturetno I Kabupaten Wonogiri yang telah berkomitmen untuk menghilangkan penularan dan populasi penyakit infeksi tetanus. Hal ini juga dilakukan dengan harapan agar anak-anak SD di Indonesia dapat tumbuh dengan baik dan sehat sehingga menjadi generasi emas dan unggul.(@iaazf)

Share this...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter