TK AISYIYAH VI BALEPANJANG GIATKAN JALAN SEHAT

Dokter jaman Yunani kuno Hippokrates sudah mengatakan, “Berjalan adalah obat yang paling baik”. Ternyata berjalan tanpa henti selama 15-30 menit per hari bisa mengubah penampilan dan membuat tubuh tambah sehat. Kendati manfaat berjalan kaki tergopoh-gopoh terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tengok saja bukti alami nenek-moyang kita yang lebih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health) yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika, berjalan kaki sama efektifnya seperti berlari dalam hal pencegahan penyakit jantung dan stroke. Aktivitas ini membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta memperlancar sirkulasi darah. Berjalan kaki juga merupakan olah raga aerobik yang meningkatkan jumlah oksigen dalam peredaran darah dan membantu melatih paru-paru, selain dari menghilangkan racun hal lain yang harus dibuang. Karena orang bernafas lebih dalam dan lebih baik, penyakit paru-paru juga bisa diatasi. Sebuah studi mengungkap, berjalan kaki juga membantu mencegah pikun, mengurangi risiko Alzheimer dan memperbaiki kesehatan mental. Ini juga mengurangi stres mental dan menjaga kadar endorfin tinggi dalam tubuh.

Selain itu, dengan membiasakan berjalan kaki sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases). Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang dapat diatasi tanpa perlu minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.

Mengetahui akan besarnya manfaat jalan kaki atau jalan sehat di atas, maka TK Aisyiyah VI Balepanjang Baturetno mengadakan program Kegiatan Jalan Sehat Bersama. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Keluarga Besar TK Aisyiyah VI Balepanjang Baturetno pada Sabtu (28/05/2022) dari jam 07.30 WIB sampai selesai. Kegiatan ini merupakan acara puncak tema setiap bulan sekali. Rute jalan sehat dimulai dari TK Aisyiyah VI ke barat menuju SDN 4 Balepanjang. Kegiatan jalan sehat ini diikuti oleh anak-anak, Guru dan Orang tua wali murid.

Jalan sehat ini merupakan suatu upaya pengenalan lingkungan dan mengenal kebesaran Alloh SWT akan ciptaan-Nya serta melatih fisik motorik anak, melatih kemandirian, keberanian dan bersosialisasi baik dengan teman, Guru maupun dengan orang tua murid.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar, anak-anak bersemangat dan sangat antusias. Di sepanjang jalan anak-anak menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu anak serta Mars TK Aisyiyah serta yel-yel TK Aisyiyah. Sesampai di sekolah, dilanjutkan dengan kegiatan makan bersama.

Dengan mengusung tema Gunakan sehatmu sebelum datang sakitmu. Salam sehat, menuju Indonesia sehat, maju, aman dan sejahtera. “Olah raga jalan sehat ini juga untuk memelihara, meningkatkan imunitas juga menjaga stamina menjadi kuat guna mencegah virus Covid-19, dengan berolahraga secara rutin stamina menjadi kuat, daya tahan tubuh meningkat sehingga kita semua bisa terhindar dari virus corona”, kata Dewi Achirtantik selaku Kepala Sekolah TK Aisyiyah VI Balepanjang Baturetno.

Share this...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter